Showing posts with label Gadgets. Show all posts
Showing posts with label Gadgets. Show all posts

July 24, 2014

Pengalaman Menggunakan Windows Phone

Actually, saya bangga lho menggunakan ponsel berbasis Windows Phone. Kenapa? Ada berbagai macam alasan yang membuat saya merasa Windows Phone itu eksklusif.

Bisa dibilang, saya menggunakan Windows Phone itu sebenarnya masih baru. Tapi, sudah banyak pertanyaan yang diajukan ke saya seperti : “Lo pake hp apa? Kok beda?” Di kantor saya kebanyakan menggunakan BB, iPhone, dan Samsung. Sisanya yang Lenovo, dkk. Jelas secara hanya saya sendiri yang menggunakan Lumia jadi rasanya so eksklusif :p. Kalau yang pakai BB atau Samsung mah sudah keliatan jelas ya. Samsung modelnya ya begitu saja. BB dan iPhone juga ya begitu saja. Setiap kali ada keluar baru pasti kloningannya.
Ada juga teman yang bertanya seperti ini :
Teman : “Android bukan?” 
Saya   : “Bukan. Windows Phone.” 
Temen : “Kenapa ga pake Nokia X aja yang udah Android?” 
Saya    : “Kalo gue mau pake Android, ngapain gue jual Samsung gue?”

Saya sudah sangat bosan dengan ponsel berbasis Android dan sama sekali tidak merasa bangga dengan Samsung. Secara tukang ojeq dan sopir bajaj saja pakai Samsung. Ruangan kerja saya dari ujung ke ujung pakainya Samsung, di mana-mana pakainya Samsung. Mau muda, tua, anak-anak, cantik, cakep, jelek, semuanya pegang Samsung. So, itulah yang membuat saya malas dengan Samsung. Ponsel sejuta umat. Tipenya juga saya tidak bisa membedakannya. Yang saya tahu hanya beda ukuran dan setiap keluar ya begitu-begitu saja. Paling ya kameranya di upgrade, atau OS nya yang di upgrade.

Dari tampilan juga Windows Phone lebih menarik. Kotak-kotak dan bisa diatur ukurannya sesuai keinginan. Bisa diatur menu apa saja yang mau ditampilkan dan letaknya bisa di geser sesuai keinginan. Warna dan background bisa diganti suka-suka. Untuk medsos semuanya ada kok dan gratis.

Untuk Aplikasi, jangan takut ketika install akan kena virus. Dijamin aman karena aplikasinya semua original tidak seperti Android. Secara Windows Phone itu berbayar lho. Tidak gratisan seperti Android yang sudah open source. Makanya banyak produsen HP yang pakai OS Android dibanding Windows Phone. Memang aplikasi di Android lebih banyak. Tapi sesuaikan dengan kebutuhan saja.

Ada juga fitur Cortana. Cortana itu seperti asisten pribadi yang membantu semua urusan kita. Misalnya ketika saya ada flight buat minggu depan, saya bilang ke Cortana, “Please remember me to bring my ticket for my flight next week?” Nah, dia akan menjawab kapan saya mau diingatkan, jam berapa, dan semacamnya. Karena Cortana itu hanya mengerti Bahasa Inggris, kamu jangan bilang begini ya, “Ehhh, asisten ambilin kunci mobil gue dong!” Hahaha. Gunakan instruksi dengan Bahasa Inggris dan kamu akan dijawab menggunakan Bahasa Inggris juga tentunya. Kadang saya suka iseng bertanya ke asisten saya, “Where am I right now?” Cortana langsung mengarahkan saya ke peta di mana saya sedang berdiri. Jadi nanti kalau kamu tersesat tinggal minta petunjuk sama asisten kamu. Atau misalnya saya sedang lapar, “I’m very hungry. Can you recommend a restaurant near me?” Nanti Cortananya akan memberikan beberapa pilihan rumah makan yang terdekat.

Pertama kali menggunakan Cortana, dia biasanya bertanya tentang kebiasaan kita sehari-hari, suka ke mana, olahraga apa, suka makanan seperti apa, jadi nanti kalau kita bertanya ke dia, dia akan memberikan pilihan yang sesuai dengan kita. Terus nanti berita yang dia tampilkan juga sesuai dengan passion kita. Kalau kita passionnya olahraga, dia akan menampilkan di headline berita tentang sport dan semuanya dalam Bahasa Inggris.

Dan pengalaman pribadi juga, saya browsing menggunakan Lumia lancar jaya. No jetlag, dan internetnya kece. Yang terpenting dari semua itu, yang paling membuat saya bangga dengan Windows Phone adalah ketika semua orang di komunitas saya menggunakan BB, Samsung, iPhone, dan hanya saya sendiri yang berbeda.

So, tertarik dengan Windows Phone? Please jangan ya. Nanti kalau banyak yang pakai sudah tidak merasa eksklusif lagi deh saya, hehe.

Update 4 Maret 2015:
Lumia 630 sudah available update software dari lumia cyan ke lumia denim. Welcome to Lumia Denim, guys :) Disarankan update ya biar kinerjanya lebih baik. Saya sudah update dan memakan waktu kurang lebih 30 menit.
Posted by: caecilia
CS.Com Updated at: July 24, 2014

July 23, 2014

Persiapan Ganti Handphone

Sekitar dua minggu lalu saya preorder Lumia yang sudah lama saya incar. Ketika preorder mulai dibuka, saya langsung melakukan order di Erafone secara online. Ini pertama kalinya lho saya melakukan pembelian handphone secara online. Teman saya kaget mendengar saya membelinya secara online. Ada banyak kekhawatiran yang mereka rasa membeli secara online itu memiliki resiko yang cukup besar. Tentu saja alasan pertamanya karena harga handphone yang relatif mahal. 

Bagaimana kalau seandainya penjualnya menipu dan barang yang di order tidak sampai di tangan konsumen? Nah, kalau yang satu ini kamu harus pintar memilih toko. Jangan sampai melakukan order di toko online yang tidak pernah terdengar namanya. Sebaiknya pilih toko online yang memang sudah terkenal seperti Lazada, Erafone, Global Teleshop, dan lain sebagainya. Kalau tokonya besar, saya yakin mereka tidak akan mempertaruhkan nama baik mereka hanya untuk menipu kamu yang tidak seberapa dibandingkan nama baik yang sudah mereka bangun selama ini.

Kekhawatiran berikutnya adalah bagaimana kalau seandainya handphone yang dikirimkan ternyata palsu atau mungkin produk gagal atau lebih parahnya lagi black market? Kembali lagi ke jawaban saya yang di atas. Percayalah toko online besar tidak akan menipu kamu demi harga yang tidak seberapa. Untuk lebih meyakinkan diri lagi, ketika handphone nya sudah di terima, kamu bisa cek kondisinya. Apakah masih dalam kondisi di segel, apakah ada goresan, apakah ada tanda-tanda itu handphone bekas dan kamu bisa lihat tutorialnya di YouTube bagaimana membedakan handphone tersebut asli atau tidak. 

Sebelum order, pastikan terlebih dahulu toko tersebut memberikan jaminan kepuasan kepada konsumen. Artinya kamu bisa retur atau kembalikan handphone tersebut jika ternyata ada yang cacat dan tidak sesuai ekspektasi kamu. 

Kalau kamu memperhatikan beberapa hal di atas, saya jamin kamu bisa tetap bertransaksi dengan aman secara online.

Nah, apa saja yang saya dapatkan ketika melakukan preorder di Erafone? 
  • Cashback Rp 50.000
  • Free Coloud Headphone Knock Nokia seharga Rp 300.000
  • Free Paket Bundling Indosat (Free data 12 GB, telp 150 menit sesama indosat, 50 menit ke operator lain, 500 SMS ke sesama indosat, free Whatsapp selama 1 tahun, dan superwifi selama 3 bulan)
Erafone menjanjikan handphone akan mulai dikirim tanggal 14 Juli dan tanggal segitu sudah saya terima.

Ini penampakannya

Sejak hari itu, saya resmi menjadi pengguna Windows Phone. Hore!!

Ada beberapa cerita menarik di sini selama transisi saya menggunakan Lumia. Menarik dan annoying lebih tepatnya. Karena ponsel ini baru keluar, saya kesulitan mencari aksesorisnya seperti flipcover dan antigores. Setelah mencari ke mana-mana dan tidak available, akhirnya saya memutuskan untuk membeli secara online lagi. Online-pun ternyata juga susah. Setelah saya searching, yang menyediakan flipcover Lumia hanya di blanja.com. Hanya tinggal satu-satunya dan tanpa pikir panjang lagi saya klik order. Dalam proses order flipcover lumayan membuat saya naik darah karena proses pengirimannya memakan waktu hingga 6 hari. Permasalahannya karena pihak dari blanja.com menulis alamat saya tidak lengkap. Kurir JNE malah menelpon saya meminta alamat. Kerja sama kedua belah pihak yang kacau balau. Untungnya flipcovernya bagus, bahannya lembut dan saya suka. Kekecewaan sayapun sedikit terobati. Ini flipcovernya : 





Sedangkan untuk antigores saya membelinya di jakartanotebook.com secara online juga. Dua hari sudah sampai antigoresnya. Sayangnya, saya tidak bisa memasangnya sendiri. Karena saya sok bisa dan sok pintar, akhirnya anti goresnya hancur di tangan saya sendiri, LOL. Kemudian saya tekadkan untuk mencari langsung di toko yang menjual aksesoris handphone. Saya sudah keliling satu mall tapi memang tidak ada barangnya. Salah satu penjual menawarkan saya menggunakan anti gores type Lumia 920 yang hampir pas di Lumia saya. Tidak punya pilihan, saya mengiyakan penawarannya.

Semua aksesoris sudah lengkap dan masalah berikutnya adalah saya lupa menghapus akun BBM saya di Samsung yang sudah saya jual. OMG! Finally saya sibuk update status di Media Sosial untutk menginformasikan kepada teman-teman saya bahwa saya sudah tidak menggunakan BBM lagi.

Problem berikutnya adalah sim card. Karena Samsung saya masih menggunakan chip yang lama, saya harus mengganti chip sim card saya menjadi micro sim. Saya pergi ke Galeri Indosat dan prosesnya memang hanya sebentar dan tidak ribet. Saya hanya diminta KTP dan saya bisa aktifkan 1 jam ke depan dan biayanya juga gratis. Yang katanya 1 jam itu ternyata tidak benar-benar 1 jam. Saya sudah protes ke call center 100 dan mereka sama sekali tidak membantu. Katanya data saya tidak cocok dan saya diminta kembali ke Galeri Indosat yang sangat jauh dari kantor saya. Karena malas kembali ke sana, saya minta bantuan CS di twitter @IndosatCare. Response-nya cukup cepat, tapi sudah hampir seharian saya masih tidak mendapatkan signal di Lumia saya. Ternyata setelah saya cari tahu di google, penyebabnya bisa karena Lumia saya dual sim. Saya tidak melepas sim saya yang mentari ketika mengaktifkan sim IM3 saya. Kalau dua-duanya dipasang apalagi dengan operator yang sama, sim card akan rebut-rebutan signal. Setelah saya lepas sim mentari dan memasang sim im3, akhirnya signalnya baru muncul. Akhirnya!

Kebayang ya ribetnya saya ganti handphone. Stresnya itu sudah mengalahkan stressnya saya sidang skripsi, LOL.
Posted by: caecilia
CS.Com Updated at: July 23, 2014
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...