Showing posts with label Holiday. Show all posts
Showing posts with label Holiday. Show all posts

May 10, 2016

Rekreasi ke Kuntum Nurseries Bogor

Hellooo sahabat bloggers :)

Long weekend di awal Mei kemarin, saya, kakak dan bersama keponakan saya berlibur ke Kuntum Nurseries Bogor.
Pernah mendengar tentang Kuntum Nurseries sebelumnya? Saya yakin banyak sekali yang masih asing dengan tempat liburan yang satu ini. Padahal tempat ini lumayan bagus lho.

Kuntum Nurseries adalah sebuah kawasan agrowisata terpadu yang menggabungkan konsep nursery, tempat rekreasi dan edukasi. Kuntum Nurseries mempunyai program penyuluhan maupun pelatihan tentang berbagai hal yang berkaitan dengan bidang pertanian dan agribisnis (termasuk perkebunan, kehutanan, perikanan dan peternakan). Diperuntukkan bagi seluruh kalangan, baik institusi pendidikan (TK hingga perguruan tinggi), instansi pemerintah, swasta, organisasi ataupun umum.

Untuk bidang pertanian, program yang ditawarkan antara lain adalah pengenalan langsung aneka tanaman (tanaman hias, tanaman buah, tanaman obat, tanaman perkebunan dan tanaman kehutanan), cara membudidayakan tanaman dan juga diskusi. Untuk tanaman obat, diberikan materi tentang khasiat dan cara pengolahannya.

Selain itu, ada program paket kunjungan seperti tersebut di atas, ditambah dengan kegiatan panen bersama (sayuran dan buah-buahan organik) dan memancing. Hasil panen dan memancing dapat dibawa pulang. Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi websitenya kuntum nurseries ya.

Sejujurnya, saya sendiri tidak mempunyai ekspektasi yang tinggi terhadap tempat rekreasi ini. Tapi, ternyata saya bisa enjoy dan dibandingkan liburan saya ke dufan yang jelas lebih mahal dan sangat crowded, saya prefer ke Kuntum. Apalagi membawa keponakan yang umurnya 5 tahun lebih dapat suasananya. Ponakan saya terlihat sangat excited karena dia bisa memberi makan kelinci secara langsung, rusa, sapi dan hewan lainnya.

Bagi yang suka foto-foto, view-nya lumayan oke kok. Oya, kita bisa panen sendiri lho kalau seandainya mau beli. Yang suka mancing di sana juga disediakan kolam pemancingan ikan yang lumayan besar.

Buat liburan keluarga, menurut saya ini recommended sekali. Tempatnya tidak terlalu ramai, jadi sekedar untuk liburan masih oke. Apalagi harga tiket masuknya masih terbilang murah. Cuma Rp 30.000/orang. Anak diatas 2 tahun wajib membeli tiket.

Alamatnya :

Jl. Raya Tajur No.291, Sindangrasa, Bogor Timur

Kota Bogor, Jawa Barat

Telepon: 0251-8356752

Jam buka : 08.00 – 18.00 WIB

Patokannya, kalau dari arah Jakarta setelah keluar Tol Jagorawi tinggal belok kiri dan lurus saja sampai ketemu plang besar dengan tulisan Kuntum Nurseries di sebelah kiri. Kalau takut kelewat, tanya saja dengan penduduk sekitar bilang mau ke Teras Air. Saya rasa Teras Air lebih dikenal orang daripada Kuntumnya.

Bagi warga Bogor, tinggal naik angkot arah ke puncak dari elos dan minta sama sopirnya diturunkan di Teras Air. Dari Elos sangat dekat mungkin hanya sekitar 10-15 menit.

Notes : Dibandingkan Kebun Raya Bogor, saya lebih recommend ke Kuntum. But, your choice :)
Posted by: caecilia
CS.Com Updated at: May 10, 2016

February 23, 2015

Liburan ke Taman Safari

Minggu lalu yang bertepatan dengan liburan imlek, saya dan keluarga pergi ke Taman Safari untuk mengisi waktu luang.

Harga tiket weekend 150k/dewasa sedangkan untuk anak-anak di bawah 6 tahun 140/anak. Parkir mobil 15k. Dari awal ekspektasi saya dengan Taman Safari biasa-biasa saja. Saya mau diajak pergi ke sana karena saya sebenarnya belum pernah ke sana sebelumnya walaupun saya sudah cukup lama tinggal di Bogor.

Ke Taman Safari sebaiknya bawa mobil. Bawa motor sih boleh saja, tapi tidak boleh masuk. Kalian bisa menggunakan bus Taman Safari yang memang disediakan gratis bagi para pengunjung yang tidak membawa mobil. 

Sepanjang perjalanan menuju ke tempat parkir mobil, kita disuguhi pemandangan hewan-hewan. Dari yang lucu imut-imut, sampai yang buas-buas juga ada. Oh iya, sebaiknya bawa wortel karena nanti hewan-hewannya bertebaran di jalanan yang meminta makan. Kecuali kalau sudah sampai ke habitatnya harimau, singa, dll (yang buas-buas), kita tidak boleh membuka kaca mobil. Kalau binatang seperti kijang, rusa, dkk yang pemakan tumbuhan boleh membuka kaca mobil dan bisa kasih makan juga. Biasanya pada kasih makan wortel. Berhubung kita sekeluarga tidak ada prepare wortel, jadi hanya bengong saja melihat binatangnya, hiks. 

Sekitar 30 menit berkeliling, kami parkir mobil dan langsung menuju arena bermain. Permainannya banyak, pertunjukan hewannya juga banyak. Padahal, saya dan keluarga tiba di sana jam 11 dan pulang jam 6 sore tapi banyak permainan yang belum sempat dicoba dan show yang belum sempat dilihat. Permainan yang saya coba adalah halilintar (tidak seekstrin Dufan, tapi lumayan buat mengagetkan jantung :D). Lalu masuk rumah hantu. Serem sih, tapi mungkin lebih serem Trans Studio Bandung. Kalau di Trans, hantunya itu orang beneran yang bisa muncul kapan saja untuk mengagetkan kita. Kalo yang di Taman Safari kita pakai kacamata 3D dan sudah di setting semua di dalamnya. Bagi yang penakut mungkin bisa teriak-teriak. Nanti akan ada suara yang mengagetkan tiba-tiba, pocong-pocong, dll. Setelah itu kami naik kereta menemani keponakan.

Setelah puas mencoba permainan, kami menonton show. Show pertama yang kami lihat adalah Tiger Show. Tiger-nya 3, dan keeper-nya juga 3 orang. Masing-masing 1 tiger dan 1 keeper. Tiger-nya sudah terlatih dan nurut dengan keeper-nya. Setiap kali diminta melakukan gerakan memangsa, manjat, lompat, mereka bisa melakukannya dan sebagai reward, mereka diberi makan daging oleh keeper-nya. Ada satu keeper lengannya tergores cakaran tiger waktu mereka mencoba menerkam keeper yang membawa makanan di tangan. Ada adegan yang keeper-nya mengangkat tigernya juga. Kalau saya perhatikan, selama pertunjukan show itu, tiger-nya selalu dikasih makan. Saya penasaran, kalau seandainya keeper-nya tidak memberi makan, apa keeper-nya akan diterkam oleh tiger-nya? Yahhh, entahlahh. 

Oh iya, untuk masing-masing pertunjukan berlangsung 30 menit. Untuk itu saya sarankan bagi yang mau melihat semua pertunjukan harus datang lebih awal.

Setelah tiger, kami menonton Cowboy Show. Menurut saya, dari semua pertunjukkan, cowboy yang paling keren. Ceritanya seru, actingnya oke, hewan-hewannya juga sudah terlatih, dan pokoknya kalau kalian ke Taman Safari, Cowboy Show WAJIB ya. Semua orang yang datang ke Taman Safari pasti menonton Cowboy Show ini. Memang sih kalau dibandingkan Cowboy Show yang di Singapore memang lebih oke Singapore. Tapi yang ini juga layak diperhitungkan. 

Terakhir kami nonton Dolphin Show. Kalo yang ini menurut saya biasa saja. Mungkin karena bosan.

Menurut saya, Taman Safari itu recommended untuk dijadikan tempat liburan bersama keluarga, sahabat, atau mungkin bersama pasangan. Harganya worth it kok. Tempatnya juga nyaman, sejuk karena berada di kawasan gunung. Oh, iya. Saya juga sempat foto-foto sama Tiger. Bayar 20k/orang. Harimaunya mengerang terus, salah pegang bisa diterkam nih saya. Tadinya saya mau peluk harimaunya, tapi kok rada serem yah. hahaha. Ini penampakannya :p

Bagi yang mau naik kereta gantung harus bayar lagi 50k. Gila ya, ternyata tidak semuanya free.

Bisa dibilang, saya cukup puas dengan Taman Safari. Mungkin karena ekspektasi saya biasa-biasa saja dan ternyata lebih dari yang saya bayangkan. Kalau dibandingkan dengan Kebun Binatang Ragunan sangat jauh. Harga tiket Ragunan hanya 4 ribu/orang. Membandingkan Taman Safari dan Ragunan itu seperti membandingkan antara Langit dan Bumi.

Bagi yang mau pergi di malam hari juga bisa karena di sana ada khusus Safari Malam yang bisa kita nikmati sampai tengah malam. Kata teman saya lebih keren Safari Malam. Hmm, mungkin next time saya akan coba pergi di malam hari.
Posted by: caecilia
CS.Com Updated at: February 23, 2015

November 18, 2014

Indahnya Bromo

Saya baru saja kembali dari berlibur ke bromo selama 4 hari. Liburan kali ini sangat berkesan bagi saya dan melalui tulisan ini saya mau mengenang masa-masa ini nantinya. 

Saya dan kedua teman saya ikut travel ke Bromo dengan paket 2 hari 1 malam, harganya 475 ribu. Sudah termasuk tiket masuk wisata, makan 3x, home stay, dan Jeep ke Bromonya.

Hari pertama, Jumat jam 3 sore kita naik kereta ekonomi dari Pasar Senen ke Malang. Harganya 65 ribu. Ini pertama kalinya saya naik kereta api selama 17 jam selama perjalanan dari Jakarta ke Malang. Wowwww. Pegelnya bukan main. Tidak bisa tidur ditambah dengan dua orang di depan saya mengajak ngobrol tanpa henti. Mas-mas yang satunya  hanya bertanya basa-basi mau ke mana dan bla bla. Ehh, bapak-bapak yang satunya malah mendongeng tentang Rama dan Sinta, Gatot Kaca, Mahabrata, Wayang, Srikandi, dll. Ohmaigat! Sampai jam 12 malam bapak-bapaknya tidak mau berhenti dan semakin semangat. Akhirnya saya pura-pura main hp dan teman saya yang jadi sasaran curhatnya bapak-bapak itu, lol.

Hari kedua di Malang 
Jam 8 pagi, kita meeting point di stasiun Malang bertemu tourguide-nya 2 orang, dan teman-teman satu team yang dari Jakarta juga. Ternyata kita satu kereta semua 12 orang itu, cuma beda gerbong.

Oia, ketika tiba di Malang, saya langsung jetlag, hahahaha. Mual mau muntah, perut kembung karena masuk angin. Dan saya KAPOK naik kereta lagi untuk perjalanan jauh.

Setelah basa-basi tukeran no hp, kami diajak pergi ke taman balaikota dulu foto-foto, terus sarapan pecel (lupa nama tempatnya), lalu pergi ke Candi Jago. Candi Jagonya biasa banget  dan tidak ada yang spesial. Dibandingkan dengan Borobudur mah jauh banget kali ya. Setelah foto-foto, langsung pergi ke home stay. Oia, fyi airnya sangat dingin. Air puncak itu tidak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan Malang.

Setelah mandi, kami pergi ke kebun apel. Makan di tempat gratis sepuasnya. Bawa pulang bayar. 1 kg 20 ribu. Dari kebun apel lanjut ke Coban Pelangi naik Jeep. Kami mendaki setengah jam hanya untuk melihat air terjunnya.

Dari situ balik ke home stay dan istirahat. 

Hari ketiga 
Jam 1 pagi kami kumpul di home stay prepare ke bromonya. Nah, di sini yang banyak cerita serunya. Kita di bagi dua kelompok. Dua Jeep masing-masing 7 orang. Perkiraan perjalanan sekitar 1,5 – 2 jam kata tourguide-nya. Serunya itu, kita menahan dingin sepanjang perjalanan mengelilingi gunung, kiri kanan jurang dan mobilnya ngebut. Wowww!! Saya merasa sedang mempertaruhkan nyawa. Dan lucunya lagi, Jeep yang tadinya beriringan, tiba-tiba Jeep team saya tersesat sendirian seperti anak ayam ditinggal induknya. Debu tebal plus pasir beterbangan dan jalanan tidak terlihat apa-apa walaupun menggunakan lampu mobil. Yang saya pikirkan saat itu bagaimana kalau mobilnya tiba-tiba nyungsep ke Jurang karena jalanan gelap gulita dan mobilnya ngebut. Dan akhirnya, setelah mobil pelan-pelan, tidak lama di depan ada lampu mobil walaupun saya bingung kenapa mobil kami melawan arus. Tadinya saya pikir kami kembali ke tempat awal, ternyata kami melewati jalur alternative. Tidak lama kemudian, kami tiba di tempat tujuan dan bertemu dengan team kami yang lain yang sudah tiba duluan. 

Setibanya di sana, perjalanan kami yang memakan waktu panjang itu, terbayar sudah. View-nya keren Amazing. Gunung Semeru terlihat full dari Seruni Point dan kami manfaatkan dengan foto-foto sambil menunggu sunrise di sana. Top banget. Yang belum ke sana, wajib pergi. Tapi harus bersusah-susah dulu ya perjalanannya, hahaha.

Setelah puas di Seruni Point, lanjut ke Kawah Bromo tempat kami nyasar tadi. Di sini debu plus pasir beterbangan. Saya sesak walaupun pakai masker. Dan kami mendaki lagi sampai ke puncaknya.

Dari kawah bromo lanjut ke bukit teletubies dan satu lagi lupa namanya. Setelah puas foto-foto, kami kembali ke home stay dan prepare pulang. 

Tips buat yang mau ke sana :
  1. Pakai baju tebal dan jaket tebal (saya sudah pakai jaket tebal dua lapis tetap saja masih merasa beku! Bayangkan sendiri dinginnya seperti apa).
  2. Pakai kaos kaki dua lapis dan jangan lupa pakai sepatu karena nanti harus mendaki dan nanjak.
  3. Masker dan kacamata (wajib karena di Kawah Bromo selama berjam-jam menghirup udara berdebu plus pasir).
  4. Sarung tangan, syal, dan kupluk (WAJIB), tapi kalau kamu tidak mau bawa juga tidak masalah sih (paling nanti beku beneran di sana, lol).
  5. Buat jaga-jaga, minum tolak angin satu jam sebelum berangkat ke Bromo.
  6. Oh, iya. Kalau mau beli oleh-oleh di Sananjaya (murah-meriah).

Note : Dari semua liburan saya, Bromo ini adalah perjalanan yang paling capek, dan buat saya kapok. Tapi, pemandangannya, berbanding lurus dengan capeknya :)

Semoga tips-nya bermanfaat ya. Happy holiday ;)
Posted by: caecilia
CS.Com Updated at: November 18, 2014
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...