July 19, 2016

Apa itu Pokemon Go?

Belakangan ini muncul sebuah game di smartphone yang sedang booming dan menjadi pembicaraan dunia. Game ini adalah Pokemon Go yang bahkan di Indonesia pun ikutan heboh membicarakan game satu ini.

Pokemon Go adalah permainan berbasis augmented-reality yang dikembangkan oleh Pokemon Company yang bekerja sama dengan Nintendo dan Niantic. Yang membuat game ini menarik adalah para gamers berlarian dengan ponsel pintar mereka untuk mencari Pikachu dan teman-temannya yang berkarakter unik dan lucu yang menggunakan lingkungan sekitar kita menjadi lokasi permainan.

Bagi gamers di Indonesia sepertinya harus bersabar ya. Pokemon Go saat ini belum tersedia di Google Play Store dan Apple App Store di Indonesia. Tapi, kalau kamu sudah tidak sabar untuk mencicipi permainan ini, ada cara untuk mengakalinya yaitu dengan file mentah berformat android application package (APK) yang bisa diunduh di sini.

Menangkap Pokemon itu sebenarnya cukup gampang ya. Caranya hanya dengan berpergian sambil membuka aplikasi Pokemon Go. Nanti kalau ada Pokemon di sekitar kita, otomatis ponsel akan memberikan notification. Next? Tinggal tangkap saja. Simple kan?

Fenomena kemunculan game ini sangat terasa sekali di Indonesia. Bahkan, dalam hitungan hari berbagai dampak negatif bermunculan. Misalnya, para pengemudi kendaraan mengabaikan keselamatan mereka karena ketika mendapatkan notification adanya pokemon, mereka berhenti di mana saja dan keluar dari mobil hanya untuk menangkap pokemon tersebut. Lingkungan kantor juga terasa tidak kondusif karena sebagian dari karyawan yang bermain game ini mondar-mandir tidak jelas untuk menangkap pokemon. Bahkan sampai ada perusahaan yang mengeluarkan peraturan melarang permainan game ini di lingkungan kantor.

Tidak hanya sampai di situ, seorang remaja yang bernama Timmy Richards asal Florida, Amerika Serikat menusuk adik kandungnya hingga tewas. Timmy menduga adiknya telah men-delete aplikasi pokemon go di smartphone-nya, padahal adiknya tersebut hanya menutup aplikasinya saja. 
Melihat berbagai dampai negatif yang muncul, ada baiknya kita sebagai pengguna jangan terlalu serius bermain game ini. Sah-sah saja bermain asalkan jangan sampai merugikan orang lain dan diri sendiri. Perhatikan waktu dan tempat agar tidak mengganggu kegiatan kita yang lainnya.

Untuk saya sendiri belum merasakan dampak apa-apa karena saya tidak ikut-ikutan memainkan pokemon go. Kenapa tidak? Hmmm, entahlah. Mungkin karena belum menemukan sesuatu yang menarik yang saya rasa saya harus memainkan game ini. Tapi, tidak menutup kemungkinan suatu saat saya akan ikut main entah itu hanya untuk bersenang-senang ataupun hal lainnya.
Posted by: caecilia
CS.Com Updated at: July 19, 2016

July 16, 2016

Cara Mudah Membuat Related Post di Bawah Postingan

Related Post adalah sebuah link yang akan muncul di bawah postingan berdasarkan label yang sudah kita tag di setiap postingan. Penting? Saya rasa cukup penting untuk menambah jumlah viewer pada blog karena memungkinkan pengunjung untuk melihat postingan kita yang lama.

Dan kali ini saya akan berbagi tips membuat related post dengan cara sangat simple yaitu dengan menggunakan LinkWithin.

Langkah-langkahnya :

Go to LinkWithin. LinkWithin adalah situs penyedia widget related post bergambar untuk beberapa blog atau website. Setelah masuk ke halamannya, di kanan bawah kalian akan melihat kolom isian seperti ini :




Tinggal diisi saja instruksi yang diminta seperti alamat email yang valid, alamat website, platform dan width (jumlah postingan yang akan muncul di Related Post).

Note : “My blog has light text on a dark background” Saya tidak menceklis bagian ini karena background template saya tidak berwarna gelap. Sesuaikan dengan kondisi masing-masing blog.

Next, klik "Submit"

Otomatis kalian akan diarahkan ke halaman “Install Widget on Blogger” Liat gambarnya :






Next, tinggal klik link yang di dalam kotak merah nomor satu, “Install Widget.” Untut select a blog sudah otomatis nama blog kita, titlenya bisa diubah sesuai keinginan, atau mau mengikuti standar dari sana juga boleh. Lalu pilih “ADD WIDGET.”

Kemudian akan diarahkan ke LAYOUT blog kita yang tentunya harus sudah sign in terlebih dahulu. Tinggal di drag/geser ke bawah blog posts letak widgetnya seperti gambar di bawah ini.





Setelah itu SAVE dan lihat hasilnya.
Posted by: caecilia
CS.Com Updated at: July 16, 2016

July 15, 2016

How to Give a Second Chance

As always, I want to write back the material that has been described by Lex in Fame overnight. Matter this time is about the Secret Gives Second Chance. Interesting? I think it is very interesting.

I think everyone ever felt hurt and let down by their partner, right? Have you ever thought to give a second chance to your partner?

There are four stages that will be outlined here.

It is important to make the rules at the beginning of dealing with your partner. Explain what things you don't like and things that you can not tolerate. Explain to your partner what punishment would you give him/her if they break them. Example: Tell your partner that you will be very upset if your partner is cheating.

By the time he/she was breaking the rules that you create, express your anger at him/her. Not anger exploding, but tell him/her about how you feel. For example, you tell him/her that you are disappointed and saddened by the action that he/she did. But you must remember, never intervenes him/her. Example: "You were having an affair and never want to please me. Always makes me angry and sad." Believe me, if you say like that, he/she will not listen to you, but she/he will be busy looking for a reason to deny it.

This is the most important stage. If he/she was sorry and asked for another chance, you may require him/her to do the things what you want. Real Action. For example, during this time he/she was very long answer your message with busy grounds when in fact he/she was calling her/his ex. Or he/she rarely had time to go out with a thousand reasons. Well, now you can create healing for yourself. You need to tell him/her what he/she should do if he/she wants to get back with you. Such as, say to him/her if he/she had to report to you if he/she wants to go. Or you want him/her reply your text within a few minutes after you sent. It's okay as long as you do still within reasonable limits. Give him/her the Time Frame. Time frame is the deadline you gave to him/her to do things that you requested earlier.

The last step is the evaluation. Time Frame During the period, is he/she does what you want? Is he/she serious about doing what you want? If he/she shows good intentions, you have to give him/her the award. If not, it means he/she's not worth it to you. If still be dating, you can break up. If you are married, you can be divorced. Lex said: "Never fear divorce." I agree with Lex. If your partner is not able to work together with you, why should it be maintained? You chose to stay but can not be happy? Whatever, it is your choice and get ready for the consequences.
Posted by: caecilia
CS.Com Updated at: July 15, 2016

July 12, 2016

Review World Without End I (Dunia Tanpa Akhir)

Penulis : Ken Follett

746 Halaman.

Empat orang tokoh utama. Caris, Merthin, Gwenda, dan Ralph. Tapi, proporsinya lebih banyak menceritakan tentang Caris. Lebih tepatnya tokoh utama di buku ini adalah Caris.

Buku ini menceritakan tentang sebuah kota di Inggris yang bernama Kingsbridge di mana Gereja Katedral merupakan pusat dari pemerintahan. Semua warga kota tunduk pada peraturan Gereja dan Kepala Biarawan atau Pastor sebagai pemimpinnya.

Caris anak seorang saudagar wol kaya di Kingsbridge (Edmund Wooler) yang juga merupakan ketua dewan serikat paroki. Caris menentang kekuasaan Gereja yang menurut Caris agak konyol. Banyak hal yang bertentangan dengan prinsip Caris, karena ia berpikir Logic dan Cerdas. Caris merasa tidak bisa tinggal diam dan hanya berpasrah dengan cuma berdoa meminta pertolongan Tuhan ketika sakit. Ia merasa harus melakukan sesuatu yang walaupun sederhana tapi tepat, seperti yang dilakukan Mattie. Mattie mencampur berbagai macam ramuan tumbuhan untuk menyembuhkan orang-orang yang terbukti memang ampuh menyembuhkan, tapi orang-orang memfitnahnya dengan mengatakan ia seorang bidaah atau penyihir. Ketika mamanya Caris meninggal saat Caris masih kecil, Caris bercita-cita menjadi dokter agar bisa menyelamatkan orang-orang yang sakit. Tapi, ternyata seorang wanita di Kingsbridge tidak bisa menjadi dokter. Hanya laki-laki yang bisa. Sedangkan pada saat sakit, satu-satunya cara yang bisa digunakan oleh para biarawan dan biarawati selain memohon kesembuhan pada Tuhan, mereka hanya mengeluarkan darah kotor dari tubuh pasien yang terbukti tidak bisa menyembuhkan.

Caris mempunyai prinsip bahwa menikah itu adalah hal yang tidak pernah terpikirkan olehnya. Berbeda dengan kekasihnya Merthin, ia mempunyai keinginan menikah dengan Caris. Caris merasa tanpa menikah dengan Merthin pun, dia merasa sudah bahagia dan Caris tidak mau menjadi budak. Jaman dulu memang seorang istri tunduk kepada suami. Mungkin sekarang sudah tidak begitu. Atau masih? Entahlah. Menurut saya, istri memang harus menghormati suami, tapi bukan berarti harus tunduk dan menjadi budak suami. Caris ingin bebas, melakukan apapun yang membuatnya bahagia. Bahkan, ketika ia hamil (anaknya Merthin), Caris mengambil keputusan untuk aborsi. Setelah melakukan aborsi, Caris menolak menjalin hubungan dengan Merthin lagi karena mereka mempunyai pemikiran dan prinsip yang berbeda. Caris tidak ingin menikah sedangkan Merthin mau menikah.

Merthin, Pintar dan seorang ahli kayu di Kingsbridge. Ayahnya mantan prajurit tapi karena satu dan lain hal, ayah dan keluarganya menjadi tanggungan biara dan hidup melarat. Tapi pada akhirnya, Merthin mampu memperbaiki keadaan keluarganya. Pada awalnya saya tidak menyukai Merthin. Apalagi waktu ia digoda Griselda, dan akhirnya ia tidur dengan Griselda hanya karena dirayu. Padahal, saat itu ia sedang pacaran dengan Caris. Pada saat Caris mengetahui hal itu tentu saja ia marah dan kecewa, tapi dia tetap memaafkan Merthin. Merthin dijebak, Griselda dihamili oleh mantan pacarnya yang kabur dan memaksa Merthin untuk menikahinya. Merthin mau bertanggungjawab menikahi Griselda tadinya, untungnya tidak jadi setelah semuanya terbongkar. Pada masa Merthin sudah putus dengan Caris, Merthin setiap hari ke rumah Elizabeth. Cantik, tapi ternyata Merthin tidak menyukai Elizabeth walaupun Elizabeth mencoba merayu Merthin dengan telanjang di depan Merthin, Merthin tidak tergoda lagi. Dia hanya menginginkan Caris yang sebenarnya tidak secantik Elizabeth.

Gwenda adalah sahabat Caris sejak kecil. Ia anak seorang pencuri yang bernama Joby dan benci dengan ayahnya yang sejak kecil memaksanya untuk mencuri demi kelangsungan hidup. Sampai akhirnya ketika ia remaja, Joby menjualnya dengan laki-laki dan membarternya dengan sapi. Atau kambing? Kuda? Lupa, hehe. Gwenda berhasil kabur dan memutuskan untuk angkat kaki dari rumah dan memutuskan hubungan dengan Joby. Gwenda menyukai seorang laki-laki tampan di desanya, Wigleigh. Nama pemuda itu Wulfric. Ia anak orang kaya yang mempunyai beberapa ekar tanah. Oia, Gwenda itu jelek (penulis tega ya dengan Gwenda, lol). Sudah miskin dan jelek, mana mungkin Wulfric yang kaya dan tampan bisa menyukai Gwenda. Wulfric  menyukai Annet yang cantik yang juga kaya dan bahkan mereka sudah bertunangan. Ayah, ibu dan kakak laki-laki Wulfric meninggal dalam bencana besar runtuhnya jembatan Kingsbrisge yang memakan banyak korban. Lucunya, karena Wulfric belum cukup umur, tanah milik keluarganya tidak bisa menjadi miliknya dan dialihkan ke orang kaya yang lain yang mampu membayar pajak waris dan mampu membayar petani untuk membajak sawah. Sampai putusan itu diberlakukan, Gwenda dengan setia menemani Wulfric. Bahkan ia membajak sawah milik keluarga Wulfric tanpa dibayar karena saat itu Wulfric tidak mampu membayar Gwenda (Gwenda hanya dibayar dengan makan dan tempat berteduh di lumbung padi milik keluarga Wulfric). Gwenda berharap mendapatkan perhatian Wulfric yang ternyata tidak berhasil.

Pengorbanan Gwenda tidak berhenti disitu, dia membujuk Ralph, tuan tanah yang baru diangkat dari Earl Roland yang notabene-nya si Ralph ini adiknya Merthin. Tapi, Merthin dan Ralph sangat berbeda. Ralph itu kejam dan bekerja sebagai ksatria Earl Roland sebelum akhirnya diangkat jadi Tuan Tanah Wigleigh. Sebagai pembalasan dendam, Ralph memberikan tanah milik keluarga Wulfric kepada Perkin, ayahnya Annet (Wulfric pernah mematahkan hidung Ralph, saat Ralph masih menjadi ksatria Earld Roland karena ia menggenggam buah dada Annet –yang sebenarnya Annet tidak marah Ralph melakukannya). Gwenda menemui Ralph, dan membujuk Ralph untuk memberikan tanah itu kepada Wulfric. Ralph memanfaatkan situasi dan meminta Gwenda tidur dengannya. Coba tebak apa yang terjadi? Gwenda akhirnya tidur dengan Ralph demi Wulfric. Pada akhirnya, Ralph mengingkari janjinya pada Gwenda dan tanah keluarga Wulfric menjadi milik Perkin yang serakah.

Annet akhirnya menikah dengan Billy Howard dan Wulfric patah hati. Walaupun Wulfric mengetahui bahwa Annet itu materialistis dan hanya menginginkan kekayaannya, Wulfric tetap menyukai Annet. Gwenda mengambil kesempatan dan merayu Wulfric dengan telanjang di depan Wulfric. Yah begitulah akhirnya mereka setiap malam tidur bersama dengan status tidak jelas. Gwenda berharap Wulfric akan menyukainya, padahal Wulfric hanya memuaskan nafsunya saja.

Pada akhirnya, Gwenda hamil. Ketika ia memberitahu Wulfric, Wulfric langsung mengajaknya menikah secara resmi dan meminta pekerjaan pada Perkin yang dibencinya demi kelahiran anaknya. Hanya ini yang membuat saya respect dengan Wulfric. Dia mau bertanggungjawab. Padahal, sebenarnya itu anaknya Ralph tapi Wulfric tidak mengetahui hal itu. Walaupun sudah nikah, anaknya sudah lahir, tetap saja Wulfric itu menyukai Annet. Complicated ya, hahaha.

Sedangkan Ralph nasibnya lebih sial lagi. Dia memperkosa Annet dan dijatuhi hukuman gantung. Tapi dia berhasil meloloskan diri dan hidup sebagai pelanggar hukum dengan membunuh orang-orang saat merampok. Ketika berhasil ditangkap, Ralph akan dihukum gantung di Shiring tapi Raja membebaskan Ralph dengan syarat mengikuti Raja berperang melawan Perancis.

Cerita ini cukup kompleks karena memang buku ini keterlaluan tebalnya. Bahkan saya menulis reviewnya hingga berjam-jam. Padahal saya bahkan belum membahas tentang pembangunan kembali jembatan Kingsbridge yang mempunyai banyak halangan dan rintangan, masalah Caris dengan pamannya Anthony (mantan kepala biara yang akhirnya meninggal dan lagi-lagi lupa karena apa, hoho). Tentang Godwyn sepupunya Caris yang dengan segala cara menjadikan dirinya sebagai satu-satunya calon kepala biara menggantikan Anthony. Setelah berhasil menjabat, ia membuat peraturan konyol yang menyengsarakan rakyatnya. Sampai akhirnya ia memfitnah Caris seorang bidaah dengan dibantu oleh Phielmon kakaknya Gwenda. Juga Elfric yang notabene-nya adalah kakak iparnya yang juga berskongkol menyingkirkan Caris. Walaupun Caris bisa membela diri, tapi ia akan dijatuhi hukuman gantung jika buktinya tidak cukup kuat. Apa yang terjadi akhirnya? Caris akhirnya menjadi biarawati Novis dibantu Suster Cecilia demi menyelamatkan nyawa Caris. Caris yang selalu menentang Gereja pada akhirnya menjadi biarawati Novis. Saya penasaran apa yang terjadi selanjutnya? Kabur? Jika kabur Caris akan langsung dijatuhi hukuman mati dan akan menjadi buronan seumur hidupnya.

Dan parahnya lagi, semua itu terjadi sehari sebelum Caris dan Merthin akan menikah. Iya, akhirnya Caris memutuskan akan menikah dengan Merthin ketika Merthin mengatakan akan meninggalkan Kingsbridge. Merthin shock dengan semua terjadi serba tiba-tiba dan pada akhirnya ia melaksanakan rencananya yang semula, ia akan pergi ke Florence.

Selanjutnya? I don’t know. Akan dijelaskan di buku yang kedua. Masih banyak yang menggantung. Waktu masih kecil, Merthin pernah melihat Thomas membunuh dua orang di hutan dan Thomas mengubur sebuah surat dan meminta Merthin merahasiakannya sampai Thomas nanti mati dan membawa pastor untuk mengambil suratnya. Sampai buku pertama tamat, Thomas masih hidup dan masih menjadi biarawan sejak saat ia mengubur surat itu. Saya penasaran itu surat apa. Dan hubungannya dengan empat tokoh utama apa?

Nasib Caris? Menjadi biarawati seumur hidupnya walaupun bertentangan dengan prinsipnya? Apa yang akan dilakukan Merthin di Florence? Gwenda dan Wulfric? Anaknya Ralph? Masih banyak tanda tanya di kepala saya.

Buku ini recommended. 4 bintang dari 5^.^
Posted by: caecilia
CS.Com Updated at: July 12, 2016

June 29, 2016

Progress Behelku

Berhubung banyak yang menanyakan perkembangan kawat gigi saya dan permintaan readers juga, ada yang email, ada yang komen *berasa dikejar-kejar* akhirnya saya putuskan untuk share mengenai perkembangannya di tulisan ini. Sebenarnya saya mau posting lagi setelah lepas behel, tapi banyak yang sudah tidak sabar, jadi akan saya posting sekarang.

Pertama kali pasang behel itu akhir Agustus 2015 – saat tulisan ini di publish (29 Juni 2016) berarti sudah 10 bulan ya.

Perkembangan gigi saya itu termasuk cepat. Kalau kalian membaca postingan saya sebelumnya, saya sudah menjelaskan permasalahan gigi saya :
  • Rahang bawah berantakan
  • Rahang atas tumbuh miring ke kiri lumayan parah
  • Gigi taring di rahang atas bagian kiri tidak muncul dan tumbuh di langit-langit mulut. Hanya timbul sedikit di langit-langit mulutnya
  • Gigi 5 di rahang bawah bagian kanan tumbuhnya miring (posisi tidur)

Setelah 5 bulan pasang, before dan afternya bisa kalian lihat di foto di bawah ini. Beforenya itu setelah saya sudah cabut 4 gigi di rahang atas dan bawah kiri kanan. Yang dicabut semuanya gigi 4 (sebelah taring). Perbedaannya cukup jelas ya, rahang bawah sudah mulai rapi, posisinya rahang atas sudah lumayan simetris dan tidak miring ke kiri lagi, taring atas bagian kiri sudah mulai keluar giginya ditarik dari dalem.


Setelah 10 bulan, bisa dilihat di foto di bawah. Karet yang terlihat di kiri dan kanan itu adalah karet elastis untuk menarik gigi ke belakang. Setiap hari saya harus mengganti karetnya dan wajib dipakai terus walaupun sedang makan. Kurang nyaman sebenarnya karena gerakan mulut jadi terbatas. Saya tidak bisa membuka mulut sdengan leluasa dan lebar-lebar karena karetnya pasti akan putus. Yang paling susah adalah ketika menyikat gigi dan makan karena karetnya sering putus saat saya sedang melakukan dua kegiatan tersebut. Karet ini baru mulai dipakai setelah konsul di bulan yang ke-10.




Gigi taringnya sudah mulai turun dan posisinya hampir mendekati sempurna. Masih sedikit miring karena waktu ditarik dari dalam, posisinya agak susah diatur. Sejak bulan ke-6, si gigi taring ini sudah mulai dipasangkan kawat dari luar dan yang di dalamnya di lepas.

Gigi 5 yang posisinya tidur sudah berdiri tegak sejejar sama gigi yang lain. Maaf, untuk gigi 5 saya lupa foto beforenya. Sekarang tinggal menaikan gigi di rahang atas supaya gigi kelincinya bisa sejajar sama gigi disebelahnya dan setelah itu tinggal dirapikan saja semuanya agar simetris (terakhir). Simetris itu pada saat menggigit, posisi gigi atas dan bawah ketemu dan bisa mengunyah dengan sempurna. Kalau untuk space gigi yang bolong karena dicabut 4 gigi sudah hampir tertutup semua. Tinggal ada sedikit lagi space yang harus ditarik di rahang bawah dan sedikit di rahang atas supaya rapat dan tidak renggang.

Mungkin, sesuai prediksi 1,5 tahun bakalan lepas behel kalau progessnya secepat itu. Mudah-mudahan ya. Nanti kalau lepas behel saya pasti akan posting lagi pasti plus gambar before after dengan judul, “Menuju Senyum Pepsodent!” *ehh kayak iklan ya* LOL.

Cepat karena saya kontrolnya 3 minggu sekali. Kalau mau cepat disarankan kontrol 3 minggu sekali.

Kalau ada yang bilang setelah pakai behel posisi rahang berubah, mungkin ada benernya ya. Soalnya sebagian besar teman bilang saya "pangling", agak tirusan, bla bla bla. Mungkin efek pakai behel, posisi giginya berubah dan rahangnya juga ikut menyesuaikan *edisi sotoy* haha. Tapi, saya pribadi memang merasakan perubahannya. Agak berbeda memang.

Saya cukup puas dengan perubahannya dan terima kasih banyak buat dokter Andi. Selama control, dokter Andi selalu memberikan kepuasan atas pertanyaan saya, mau mendengarkan saran dan keluhan saya. Saya bersyukur ditangani oleh dokter Andi yang memang tulus membantu pasiennya dan tidak money oriented.

Oia, next saya akan share berapa dana yang sudah saya habiskan mulai sebelum pasang behel hingga saat ini. Struknya masih lengkap dan selalu saya simpan di satu kotak khusus. Sengaja, biar nanti pada saat lepas behel bisa tahu berapa dana yang sudah saya keluarkan. Mungkin di postingan berikutnya ya.
Posted by: caecilia
CS.Com Updated at: June 29, 2016

May 10, 2016

Rekreasi ke Kuntum Nurseries Bogor

Hellooo sahabat bloggers :)

Long weekend di awal Mei kemarin, saya, kakak dan bersama keponakan saya berlibur ke Kuntum Nurseries Bogor.
Pernah mendengar tentang Kuntum Nurseries sebelumnya? Saya yakin banyak sekali yang masih asing dengan tempat liburan yang satu ini. Padahal tempat ini lumayan bagus lho.

Kuntum Nurseries adalah sebuah kawasan agrowisata terpadu yang menggabungkan konsep nursery, tempat rekreasi dan edukasi. Kuntum Nurseries mempunyai program penyuluhan maupun pelatihan tentang berbagai hal yang berkaitan dengan bidang pertanian dan agribisnis (termasuk perkebunan, kehutanan, perikanan dan peternakan). Diperuntukkan bagi seluruh kalangan, baik institusi pendidikan (TK hingga perguruan tinggi), instansi pemerintah, swasta, organisasi ataupun umum.

Untuk bidang pertanian, program yang ditawarkan antara lain adalah pengenalan langsung aneka tanaman (tanaman hias, tanaman buah, tanaman obat, tanaman perkebunan dan tanaman kehutanan), cara membudidayakan tanaman dan juga diskusi. Untuk tanaman obat, diberikan materi tentang khasiat dan cara pengolahannya.

Selain itu, ada program paket kunjungan seperti tersebut di atas, ditambah dengan kegiatan panen bersama (sayuran dan buah-buahan organik) dan memancing. Hasil panen dan memancing dapat dibawa pulang. Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi websitenya kuntum nurseries ya.

Sejujurnya, saya sendiri tidak mempunyai ekspektasi yang tinggi terhadap tempat rekreasi ini. Tapi, ternyata saya bisa enjoy dan dibandingkan liburan saya ke dufan yang jelas lebih mahal dan sangat crowded, saya prefer ke Kuntum. Apalagi membawa keponakan yang umurnya 5 tahun lebih dapat suasananya. Ponakan saya terlihat sangat excited karena dia bisa memberi makan kelinci secara langsung, rusa, sapi dan hewan lainnya.

Bagi yang suka foto-foto, view-nya lumayan oke kok. Oya, kita bisa panen sendiri lho kalau seandainya mau beli. Yang suka mancing di sana juga disediakan kolam pemancingan ikan yang lumayan besar.

Buat liburan keluarga, menurut saya ini recommended sekali. Tempatnya tidak terlalu ramai, jadi sekedar untuk liburan masih oke. Apalagi harga tiket masuknya masih terbilang murah. Cuma Rp 30.000/orang. Anak diatas 2 tahun wajib membeli tiket.

Alamatnya :

Jl. Raya Tajur No.291, Sindangrasa, Bogor Timur

Kota Bogor, Jawa Barat

Telepon: 0251-8356752

Jam buka : 08.00 – 18.00 WIB

Patokannya, kalau dari arah Jakarta setelah keluar Tol Jagorawi tinggal belok kiri dan lurus saja sampai ketemu plang besar dengan tulisan Kuntum Nurseries di sebelah kiri. Kalau takut kelewat, tanya saja dengan penduduk sekitar bilang mau ke Teras Air. Saya rasa Teras Air lebih dikenal orang daripada Kuntumnya.

Bagi warga Bogor, tinggal naik angkot arah ke puncak dari elos dan minta sama sopirnya diturunkan di Teras Air. Dari Elos sangat dekat mungkin hanya sekitar 10-15 menit.

Notes : Dibandingkan Kebun Raya Bogor, saya lebih recommend ke Kuntum. But, your choice :)
Posted by: caecilia
CS.Com Updated at: May 10, 2016

August 24, 2015

Pasang Kawat Gigi Part 2

Sabtu kemarin saya kembali ke RS Mulia untuk cabut 2 gigi lagi di sebelah kiri. Proses cabut 3 gigi yang lainnya lancar-lancar saja kecuali gigi yang ini. Dilihat dari hasil rontgen, dokternya bilang harus lebih sabar dengan gigi yang ini. Soalnya gigi yang harus dicabut itu berdempetan dengan gigi 5 dan gigi taring dibelakangnya. Jadi, ruang bagi gigi 4 ini buat keluar tidak banyak. Waktu digoyang rasanya sakit karena bergesekan dengan akar gigi yang lain. Si dokternya berkali-kali menenangkan saya, "Maaf ya mbak. Harus sabar soalnya akarnya berdempetan. Ditarik pelan-pelan kok." Dan setelah berhasil ditarik keluar pelan-pelan, rasanya itu LEGA.

Dr. Mia mengingatkan kalau ada keluhan apa-apa untuk segera konsul sama dia sabtu depan sebelum ke dr. Andi. Dia khawatir dengan gigi atas yang berdempetan sama taring itu. Tapi, semoga saja tidak terjadi apa-apa. Saya diberikan resep obat dan alkohol buat kumur-kumur. Semua permasalahan gigi saya sudah tuntas dan sabtu depannya lagi saya sudah janji dengan dr. Andi buat pasang bracketnya.

Nah, tibalah hari di mana saya harus pasang bracketnya. Bisa dibilang pemasangannya lancar-lancar saja. Waktu dipasang sih tidak terasa sakit yang berarti. Penderitaannya dimulai ketika sudah selesai dipasang. Dan sekarang saya merasakan penderitaan orang yang pakai behel. Bukannya mau menakuti kalian ya, tapi ini benar terjadi lho. Seminggu pertama setelah pakai behel itu saya menderita sengsara. Gigi saya ngilu di mana-mana, sariawan parah ditusuk-tusuk kawat, tidak bisa mengunyah karena kalau kena makanan rasanya beuhhh. Tidak bisa saya ungkapkan dengan kata-kata lagi saking sakitnya. Saya hanya bisa makan yang lembek-lembek saja seperti roti. Itupun dicelupkan ke air dulu biar lembek. Bisa makan bubur dan itupun langsung telen. Tidak boleh makan yang keras-keras kalau anjuran dokter. Gimana mau makan yang keras, mau buka mulut saja sakit apalagi makan. Saya salut lho dengan orang yang pakai behel hanya untuk mengikuti trend.

Harus kontrol sebulan sekali. Tapi kata dokter kalau mau 3 minggu sekali lebih bagus karena nanti hasilnya akan lebih cepat juga. Karena saya orangnya tidak sabaran, mungkin saya akan kontrol 3 minggu sekali. Masalahnya sekarang gigi saya sudah dicabut 4 biji. Susah ngomong apalagi kalau nyengir pasti keliatan gigi saya ompong. Sekarang saya fix tidak bisa senyum. Kalau senyum jadinya aneh, LOL.

Semoga masa adaptasi saya bisa cepat. Saya sudah menginvestasikan waktu, biaya dan tenaga untuk behel ini. Saya harap semuanya bisa berjalan dengan lancar dan saya juga berharap hasilnya ada dan tidak mengecewakan. Amin.
Posted by: caecilia
CS.Com Updated at: August 24, 2015

August 3, 2015

Pasang Kawat Gigi / Behel Part 1

Setelah berbulan-bulan menunda keinginan pasang behel, akhirnya sabtu kemarin saya pergi ke dokter ortho di RS. Mulia Bogor dengan dokter Andi. Saya memilih Rumah Sakit karena lebih terjamin. Saya sudah melakukan survey di google dan ternyata lumayan banyak yang merekomendasikan dr. Andi. Dia praktek di Rumah Sakit Marzuki Mahdi, Azra, dan Mulia. Sebenarnya di Marzuki Mahdi itu lebih murah bracketnya karena Rumah Sakit pemerintah. Tapi prakteknya hanya hari kerja saja. Rumah sakitnya nyaman, bersih, ruang tunggunya nyaman dan pasiennya tidak terlalu banyak.

Karena harus ada 4 gigi yang dicabut, pemasangannya akan dilakukan kira-kira 3 minggu lagi setelah permasalahan gigi saya selesai. Sesuai prediksi, saya yakin ada 4 gigi yang harus dicabut dan saya pun bisa menebak dengan tepat gigi mana yang dicabut. Saya bersyukur gigi taring saya yang tumbuh miring ke dalam langit-langit mulut ternyata masih bisa diselamatkan. Posisinya nanti akan dikembalikan ke posisi seharusnya.

Gigi saya dicetak oleh dokter Andi, lalu langsung diantar perawat ke ruang radiologi buat rontgen. Setelah rontgen, saya kembali dicek dokter Andi. Lagi-lagi saya bersyukur karena tidak ada gigi yang harus dibedah. Biasanya gigi bungsu itu suka tumbuh miring-miring dan untuk mengeluarkannya tidak bisa dicabut begitu saja tapi harus dibedah. Setelah dicek hasil rontgennya, saya dipasangkan ring di sela-sela gigi geraham atas dan bawah biar nanti waktu pemasangan behelnya lebih mudah. 

Kenapa gigi saya sampai dicabut 4 biji? Karena mau memberikan space buat gigi taring kiri, jadinya gigi 4 dicabut. Kalau atasnya cabut otomatis gigi 4 dibawahnya dicabut karena harus simetris. Gigi 4 atas bawah di kanan dicabut juga untuk memberikan space gigi yang mau digeser ke kanan.

Lamanya pemakaian behel berkisar antara 18 hingga 24 bulan kata dr. Andi. Tapi tidak menutup kemungkinan bisa lebih cepat atau lebih lama tergantung kasusnya dan juga tergantung seberapa rajin pasien mengontrol giginya.

Nah, yang paling ditunggu-tunggu pasti biaya berapa sih? Tiap orang tuh beda-beda. Di sini, saya hanya memberikan gambaran umum saja. Untuk kasus gigi saya ini akan menggunakan behel konvensional, behel yang umumnya digunakan. Ada beberapa jenis behel. Ada damon, dan sebagainya. Untuk kasus saya yang kata dokternya tidak parah cukup menggunakan yang konvensional. Damon hanya digunakan untuk kasus yang parah giginya dan harganya dua kali lipat.

Rincian Biayanya :

Cetak gigi : RP 150.000,-

Rontgen panoramic dan cephalometri : Rp 300.000,-

Untuk behel : Rp 8.500.000,- (bayar setelah selesai pasang)

Estimasi untuk biaya cabut 4 gigi : Rp 1.600.000,-

Estimasi tambal gigi : Rp 1.200.000,-

Kurang lebih sekitar 12 jutaan.

Mahal ya? Temen saya shock mendengar biayanya. Katanya dengan harga segitu sudah bisa membeli motor, hahaha.

Saya punya prinsip, kalau menginginkan kualitas yang lebih baik, jangan pelit untuk mengeluarkan biayanya. Toh ini untuk diri kita sendiri dan hasilnya bisa dinikmati seumur hidup. Saya rasa harga segitu worth it. Atau mau pilih yang harganya 3 juta. Ada kok. Banyak malah. Tapi, jangan kecewa dengan hasilnya. Jangan pernah mimpi dengan harga murah bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

Saya sempat bertanya kepada dokter Andi kenapa banyak di luar sana pemakaian behel hanya berkisar 3 juta dan sebagian besar teman saya juga hanya berkisar tarif tersebut. Dokter Andi kaget. Katanya untuk RSGM UI saja yang kategorinya itu dokter yang masih magang harganya sudah minimal 6 juta. Tidak mungkin harganya bisa lebih murah dari itu. Kalau lebih murah sebaiknya kalian hati-hati. Kualitas kawatnya bisa dipertanggungjawabkan apa tidak? Dan jangan lupa ya, untuk pemasangan kawat gigi hanya dokter yang bergelar spesialis Orthodonti yang boleh melakukan pemasangan behel.
Posted by: caecilia
CS.Com Updated at: August 03, 2015

July 22, 2015

Ganti Dokter

Biar fair, saya akan melanjutkan cerita saya sebelumnya tentang perawatan di Natasha yang artikelnya laris manis itu. Guys, saya sudah stop menggunakan cream Natasha. Why? Karena setelah dua bulan, saya merasa ada tumbuh bulu-bulu halus di wajah saya. Saya worry dan akhirnya memutuskan untuk stop cream Natasha. Saya tidak tahu apakah semuanya mengalami hal yang sama atau hanya saya saja. Entahlah. Yang pasti saya sudah tidak menggunakan cream dari Natasha lagi. Selama saya menggunakan cream dari Natasha jujur saja wajah saya jadi halus dan jerawatnya juga hilang. Bekasnya pun hilang dalam tempo singkat. 

Saya pindah ke dokter kulit di daerah Cikini. Perbedaannya dengan cream Natasha sangat jauh karena setiap kali mengolesi cream dari Natasha, wajah saya terasa perih dan merah-merah. Wajah seperti terbakar walaupun nanti hasilnya bagus tapi harus menderita dulu. Bahan kimianya saya rasa cukup keras. Terbukti bahwa setiap diberikan resep cream pasti dibarengi dengan cream anti iritasi oleh Natasha. Oleh Natasha saya diberikan cream pagi, malam, toner dan sabun. Sama dokter kulit saya hanya sabun wajah warna pink, serum, cream pagi, cream malam dan cream jerawat yang dipakai hanya di malam hari setelah cream malam.

Dan saya terkaget-kaget waktu saya mengolesi cream dari dokter saya itu. Sama sekali tidak ada efek perih dan wajah saya tidak berminyak menggunakan cream itu. Beda waktu saya pakai Natasha yang membuat wajah saya jadi berminyak. Kata dokternya, saya harus mengolesi cream ke seluruh wajah. Padahal di Natasha saya tidak boleh mengolesi ke bagian sensitif seperti kelopak mata, sudut hidung dan sekitar bibir. Setelah saya tanya, kata dokter tidak apa-apa karena tidak ada pengelupasan. Nah, yang saya pakai di Natasha itu saya harus menderita pengelupasan selama beberapa minggu sampai benar-benar halus. 

Sekarang saya lega karena akhirnya menemukan dokter kulit yang cocok dengan saya. Saya tidak mengatakan Natasha jelek. Hasil akhirnya ya sama kok, sama-sama bagus kalau kitanya rajin perawatan. Hanya prosesnya saja yang berbeda dan saya pribadi sih lebih memilih dokter kulit saya yang menurut saya sangat jauh lebih baik dari Natasha.

Berhubung banyak yang minta alamat dokternya, dan saya tidak sempat membalas email satu-persatu, saya share di sini ya buat kalian semua. Semoga bisa bermanfaat. 

Alamat dokter:
Dr. Dani Djuanda, Sp. KK
Jl. Kramat VII No. 32
Cikini, Jakarta Pusat (di belakang RS. Cikini dan enggak jauh dari stasiun cikini).
No. Telp : 021 - 31924517
Jadwal praktek :
Senin s/d sabtu : 08.00 - 09.30 wib
Senin, selasa, kamis, jumat, sabtu : 17.00 - 19.00 wib
Posted by: caecilia
CS.Com Updated at: July 22, 2015

July 3, 2015

Kesetrum Benda Logam

Belakangan ini saya sering mengalami yang namanya kesetrum. Kesetrum yang sering saya alami itu adalah pada saat sedang pegang laptop. Dipinggir-pinggir laptop ada logam yang kalau tidak sengaja tersentuh akan otomatis membuat saya kesetrum. Tadinya saya pikir memang tidak boleh menyentuh bagian tersebut. Jadi saya juga tidak terlalu memusingkannya. Sekarang saya memang lebih berhati-hati dan sebisa mungkin tidak menyentuh bagian logamnya.

Akhir-akhir ini saya semakin sering kesetrum. Waktu pegang kran air di kantor saya bisa kestrum lho. Tapi hanya pada saat menyentuh pertama kali. Kalo disentuh kedua kalinya tidak kestrum lagi. Lagi-lagi saya berpikir positif dengan berpikir bahwa ada yang salah dengan kran airnya. Saya pikir semua teman saya juga mengalami hal demikian dan menganggapnya biasa. Tapi lama-lama saya semakin sering kesetrum. Sehari bisa beberapa kali saya kesetrum kran air yang terbuat dari logam. Yang membuat saya semakin yakin ada something wrong adalah ketika saya kesetrum gagang pintu. Jadi setiap kali saya kesetrum seperti ada bunyi letusan kecil gitu. Saya biasanya reflex teriak “Awwwww!!!” dan membuat semua orang di ruangan kantor melihat saya dengan tatapan aneh. Mungkin mereka pikir, “Kenapa sih lo??!” Hahaha.

Dan pagi ini saya sudah kesetrum dua kali. Pertama pada saat pegang kunci mau membuka lemari ordner tempat simpan file kantor. Terus kedua waktu saya pegang dinding lemarinya. Kadang kalau abis kesetrum saya jadi ketawa sendiri persis seperti orang blo'on -.-! Hari ini saya baru kesetrum dua kali di pagi hari karena saya sangat berhati-hati. Jika tidak hati-hati pasti saya kesetrum sudah tak terhitung banyaknya.

Alhasil, sekarang saya jadi phobia dengan benda logam dan besi :’(. Saya jadi parno dan takut berhubungan dengan benda logam. Padahal tidak mungkin saya bisa menghindari yang namanya logam dan besi. Setiap kali mau memegang kran air saya lapisi tisu. Mau pegang gagang pintu waktu mau tutup pintu kamar mandi jadi takut-takut pegangnya. Saking takutnya saya lapisi tisu juga, LOL. Duh, saya bingung harus bagaimana. Saya merasa jadi serba salah dan sekarang jadi ketakutan sendiri. Tidak mungkin kalau saya harus selalu mengenakan sarung tangan agar tidak kesetrum. Awalnya saya cuek-cuek saja. Sekarang saya ketakutan kalau harus kesetrum terus-terusan. Bahkan, kalau saya secara tidak sengaja bersentuhan dengan temen saya (tergantung orangnya), kadang saya suka kesetrum juga.

Frustasi, saya akhirnya browsing dan menemukan beberapa fakta yang menarik. Ternyata yang mengalami hal seperti ini banyak dan bukan saya saja. Katanya, sebagian besar dari kita pasti pernah mengalami setruman listrik statis, walaupun kadarnya masih kecil. Untungnya, apa yang saya alami ini bukan suatu kelainan. Masih normal dan memang sering terjadi. Untuk bisa kesetrum jika listriknya lebih besar dari 4000 volt. Tapi, tidak menutup kemungkinan ada yang terakumulasi besar seperti kasus-kasus yang ekstrem.

Penyebabnya mungkin salah satu dari beberapa faktor, misalnya pakaian yang kita kenakan. Pakaian yang terbuat dari wol, sutra, bulu, polyester, karet, vinyl, nylon, dan materi sintetis lainnya akan meningkatkan kemungkinan pengumpulan listrik statis. Selain itu, bisa juga dari bahan sepatu yang kita pakai terbuat dari karet atau plastik. Bisa jadi karena ini juga saya suka kesetrum. Saya senang mengenakan sendal karet di kantor. Lantai rumah pun bisa jadi salah penyebabnya lho. Misalnya di rumah dilapisi karpet yang terbuat dari bahan wol, plastik, sintetis bisa menyebabkan listrik statis terkumpul dengan mudah. Kelembaban udara tempat tinggal dan juga konsisi kulit juga harus diperhatikan. Katanya semakin kering udara dan kondisi kulit kita, semakin besar listrik statis yang akan dihasilkan.

Tidak ada salahnya menghindari hal-hal yang dijelaskan di atas. Memang tidak berbahaya secara langsung, tapi jika dekat dengan bahan mudah terbakar bisa jadi berbahaya. Semoga tidak seekstrim itu ya listrik statis di tubuh kita.
Posted by: caecilia
CS.Com Updated at: July 03, 2015
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...